Tips Backpacking ke Thailand dan Vietnam
BERKAT wilayahnya yang relatif kecil dan berdekatan, banyak wisatawan gemar menjelajah Asia Tenggara. Terdapat beberapa tips terbaik unt...
http://backpackerluarnegeri.blogspot.com/2013/10/tips-backpacking-ke-thailand-dan-vietnam.html
BERKAT wilayahnya yang relatif kecil dan berdekatan, banyak wisatawan gemar menjelajah Asia Tenggara. Terdapat beberapa tips terbaik untuk menjelajahi perbatasan Asia Tenggara.
Berwisata ke perbatasan Asia Tenggara, itu artinya tidak hanya ke satu negara seperti tur Indochina yang melewati Laos, Kamboja, Thailand, dan Vietnam. Apalagi, tidak perlu banyak peraturan untuk melewati perbatasan.
Meski begitu, ada hal-hal yang harus diperhatikan agar perjalanan jelajah Asia Tenggara Anda berjalan lancar. Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari CNNGo:
Bersabar
Untuk menjelajahi Asia Tenggara kini memang telah banyak disediakan maskapai-maskapai domestik dengan harga miring. Namun, akan lebih terasa sensasi petualangannya bila menggunakan jalur darat, seperti kereta ataupun bus. Wisatawan harus ekstra sabar jika memilih jalur ini, terutama ketika melintasi perbatasan, dimana ada pemeriksaan paspor dan visa yang terkadang memakan waktu lama.
Lakukan riset terlebih dahulu
Pastikan Anda mengetahui informasi visa untuk setiap negara yang akan dikunjungi. Negara seperti Kamboja dan Laos memberlakukan visa kedatangan sedangkan visa untuk masuk ke Vietnam harus diurus di Kedutaan terlebih dahulu. Myanmar, yang baru saja memberlakukan sistem e-visa, juga mengharuskan wisatawan mendaftar online beberapa hari sebelumnya.
Gunakan waktu dengan bijak
Hemat waktu melintasi perbatasan dengan menghindari jam-jam sibuk perlintasan, seperti hari libur ataupun akhir pekan. Bisa juga mencoba waktu pagi hari ataupun menjelang tengah malam agar tidak terjebak antrian panjang.
Persiapkan segala sesuatu
Pastikan paspor Anda masih berlaku setidaknya enam bulan. Jika tidak, Anda akan ditolak masuk suatu negara. Bawa juga fotokopi paspor, dokumen perjalanan, pemesanan hotel serta informasi visa, dan beberapa foto ukuran paspor untuk berjaga-jaga.
Selain membawa mata uang lokal tempat yang akan Anda kunjungi, bawa pula beberapa uang dolar Amerika Serikat untuk berjaga-jaga apabila Anda membutuhkan biaya tambahan.
Ambil pajak Anda
Di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Thailand, turis tidak perlu membayar Value Added Tax atau pajak tambahan untuk pembelian barang di negaranya. Anda bisa mendapatkan sedikit uang dari pajak ini di perbatasan, dengan menunjukkan paspor serta struk pembayaran.
Lokasi
Tidak semua perbatasan Asia Tenggara sama, beberapa lebih mudah untuk dilewati daripada yang lain. Contohnya, turis yang berwisata ke Thailand dan ingin melanjutkan ke Laos, lebih menyenangi melewati pintu perbatasan di Chong Mek,Vang Tao.
Sementara, beberapa tempat seperti Kamboja menuju Laos hanya mempunyai satu pintu perbatasan. Cek mengenai hal ini di situs-situs atau forum perjalanan agar memudahkan Anda.
Berwisata ke perbatasan Asia Tenggara, itu artinya tidak hanya ke satu negara seperti tur Indochina yang melewati Laos, Kamboja, Thailand, dan Vietnam. Apalagi, tidak perlu banyak peraturan untuk melewati perbatasan.
Meski begitu, ada hal-hal yang harus diperhatikan agar perjalanan jelajah Asia Tenggara Anda berjalan lancar. Simak ulasannya berikut ini, seperti dikutip dari CNNGo:
Bersabar
Untuk menjelajahi Asia Tenggara kini memang telah banyak disediakan maskapai-maskapai domestik dengan harga miring. Namun, akan lebih terasa sensasi petualangannya bila menggunakan jalur darat, seperti kereta ataupun bus. Wisatawan harus ekstra sabar jika memilih jalur ini, terutama ketika melintasi perbatasan, dimana ada pemeriksaan paspor dan visa yang terkadang memakan waktu lama.
Lakukan riset terlebih dahulu
Pastikan Anda mengetahui informasi visa untuk setiap negara yang akan dikunjungi. Negara seperti Kamboja dan Laos memberlakukan visa kedatangan sedangkan visa untuk masuk ke Vietnam harus diurus di Kedutaan terlebih dahulu. Myanmar, yang baru saja memberlakukan sistem e-visa, juga mengharuskan wisatawan mendaftar online beberapa hari sebelumnya.
Gunakan waktu dengan bijak
Hemat waktu melintasi perbatasan dengan menghindari jam-jam sibuk perlintasan, seperti hari libur ataupun akhir pekan. Bisa juga mencoba waktu pagi hari ataupun menjelang tengah malam agar tidak terjebak antrian panjang.
Persiapkan segala sesuatu
Pastikan paspor Anda masih berlaku setidaknya enam bulan. Jika tidak, Anda akan ditolak masuk suatu negara. Bawa juga fotokopi paspor, dokumen perjalanan, pemesanan hotel serta informasi visa, dan beberapa foto ukuran paspor untuk berjaga-jaga.
Selain membawa mata uang lokal tempat yang akan Anda kunjungi, bawa pula beberapa uang dolar Amerika Serikat untuk berjaga-jaga apabila Anda membutuhkan biaya tambahan.
Ambil pajak Anda
Di beberapa negara Asia Tenggara, seperti Thailand, turis tidak perlu membayar Value Added Tax atau pajak tambahan untuk pembelian barang di negaranya. Anda bisa mendapatkan sedikit uang dari pajak ini di perbatasan, dengan menunjukkan paspor serta struk pembayaran.
Lokasi
Tidak semua perbatasan Asia Tenggara sama, beberapa lebih mudah untuk dilewati daripada yang lain. Contohnya, turis yang berwisata ke Thailand dan ingin melanjutkan ke Laos, lebih menyenangi melewati pintu perbatasan di Chong Mek,Vang Tao.
Sementara, beberapa tempat seperti Kamboja menuju Laos hanya mempunyai satu pintu perbatasan. Cek mengenai hal ini di situs-situs atau forum perjalanan agar memudahkan Anda.
